Perilaku Remaja dan Efek bagi Pemasaran Online

January 30, 2009 by: admin

By Firman Siahaan

Baru-baru ini University of California mengadakan studi yang mengungkapkan hubungan perilaku remaja yang aktif menggunakan internet dengan produktifitas kerja. Dimana pada umumnya orang tua dan dewasa berpikir bahwa menghabiskan waktu di internet adalah hal yang tidak berguna serta tidak menghasilkan apa-apa yang dapat bermanfaat untuk masa depan

Salah satu periset yaitu Ito mengatakan bahwa “satu hal yang cukup mengejutkan bagi orang tua yang pada akhirnya menyadari bahwa menghabiskan waktu di internet bukanlah suatu pemborosan waktu ataupun membuat mereka menjadi malas, melainkan memampukan remaja untuk mencari serta memilih suatu kehidupan sosial dan kemampuan teknis yang mereka sukai untuk selanjutnya mereka tekuni agar dapat menjadi satu warga yang kompeten di jaman informasi sekarang ini”.

Studi ini didanai oleh John D dan Catherine T MacArthur dari MacArthur Foundation sebagai bagian dari inisiatif yayasan tersebut untuk mempelajari efek dari digital media bagi generasi berikutnya. Tujuan secara keseluruhan adalah untuk memahami bagaimana media digital mengubah perilaku belajar,bermain, dan bersosialisasi dari generasi muda.

Selama tiga tahun, tim yang terdiri dari 28 periset melakukan interview lebih dari 800 remaja dan orang tua masing-masing, metode yang dilakukan adalah dengan membuat kelompok-kelompok diskusi kecil yang terdiri dari anak dan orang tua. Riset memakan waktu lebih dari lima ribu jam untuk dapat mempelajari interaksi remaja dengan situs-situs seperti MySpace,Facebook,Friendster,dan Youtube.

Hasil dari riset terbagi atas dua kategori remaja yaitu:
1.Terdorong oleh motivasi untuk mempererat pertemanan : biasanya dilakukan di dalam kelompok teman “bermain” yang sudah ada yang berasal dari lingkungan sekarang
2.Terdorong oleh motivasi untuk berbagi minat dan hobi yang sama

Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah, apakah pemakaian internet serta interaksi online secara aktif dapat membentuk remaja menjadi individu yang lebih berpengetahuan dan kompeten?

Sebagai bagian dari mempelajari teknik bekerja yang penting untuk masa depan, seorang anak dapat mempelajari teknik-teknik baru untuk bernegosiasi secara online di dalam komunitas mereka. Dan juga, seorang remaja dapat menemukan teman-teman baru yang mempunyai hobi dan minat yang sama di lokasi-lokasi lain yang di luar dari area geografi mereka, sehingga memampukan seorang anak menjadi lebih cepat mempelajari dan beradaptasi dengan hal-hal baru yang sebelumnya tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

Tentunya,mengingat trend seperti ini akan terus berkembang semakin cepat, tentunya dunia usaha pun harus dapat mengantisipasi dengan baik, dimana pasar serta ceruk baru terbentuk dengan dapat mengerti perilaku dari generasi muda (next generation consumers group), yang mana dengan memanfaatkan dunia internet dengan cepat, tentunya pun pemahaman akan perilaku konsumen akan menjadi semakin baik.Hasilnya adalah untuk menghindari model penjualan serta penawaran yang tidak tepat yang dikarenakan perubahan minat serta pengetahuan dari generasi muda yang ada sekarang.

Related posts:

  1. Sejauh mana Kreativitas di dalam Bisnis Selular?
  2. Inovasi iklan di Internet meningkatkan citra perusahaan?
  3. Yang Perlu Diperhatikan Ketika Mengembangkan Situs Perusahaan Jasa

Related posts brought to you by Intermatik.

Comments are closed.